Curhat, tutorial, tugas kuliah, dll..

Mungkin jika ditanyakan kepada kebanyakan orang pertanyaan seperti ini, “Apa bedanya pendidik dan pengajar?” Tentu mereka akan berkata bahwa tidak ada perbedaan diantara keduanya, hanya perbedaan huruf saja.

Tapi tahukah kamu bahwa antara pendidik dan pengajar itu berlainan?

Pengajar ialah seseorang yang memberikan ilmunya kepada orang lain dengan cara-cara tertentu dan HANYA sebatas itu. Lain halnya dengan pendidik, selain memberikan ilmu ia juga selalu memberikan pesan-pesan moral bagi orang-orang yang ia ajarkan. Disitulah point penting yang membedakan antara pendidik dan pengajar.

Apa modal pengajar/pendidik?

Modal untuk menjadi seorang pengajar ialah menguasai materi yang akan ia ajarkan serta memiliki kemampuan menyampaikan materi dengan baik dan sesuai dengan yang diharapkan oleh audience. Dan jika ingin menjadi seorang pendidik tentunya modal tersebut belumlah cukup. Pendidik haruslah memiliki hal-hal berikut ini:

  1. Karakter/pencitraan yang baik, karena bila seseorang tidak memiliki karakter yang baik, maka orang lain tidak akan respect terhadapnya.
  2. Pengalaman/pengetahuan yang luas, karena dengan memilikinya seorang pendidik dapat memberikan cerita2 yang inspirasional yang dapat memotivasi orang yang ia didik.
  3. Tutur kata yang baik, kata2 adalah pedang yang sangat tajam, oleh karena itu seorang pendidik haruslah dapat menggunakan pedang itu dengan sebaik mungkin
  4. Mempengaruhi. Layaknya seorang pemimpin, pendidikpun haruslah memiliki kemampuan untuk mempengaruhi orang lain. Kemampuan ini merupakan kemampuan MUTLAK yang harus dimiliki oleh seorang pendidik, karena dengan kemampuan ini ia akan dapat menuntun orang-orang yang ia didik kepada kebaikan.
Lalu kapan seorang guru harus menjadi pendidik atau menjadi pengajar?

Adakalanya seorang guru harus menjadi pendidik dan adakalanya juga harus menjadi pengajar. Jadilah pengajar ketika kita hanya dituntut untuk memberikan arahan yang bersifat teknis. Misalnya kita diminta menjadi tentor untuk sebuah workshop. Pada saat ini yang perlu kita lakukan hanyalah mentransfer ilmu sebaik mungkin, dan kita tidak perlu untuk memberikan pesan moral/motivasi. dan jadilah pendidik..

  1. ketika kita akan mengajarkan ilmu agama, karena ilmu agama akan jadi hampa tanpa pesan moral dan motivasi untuk menjalankannya.
  2. ketika kita akan mengajarkan ilmu kepada anak-anak dibawah usia 20 tahun, karena anak diusia itu mereka sangat memerlukan arahan agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

 

Advertisements

Comments on: "Antara Pendidik dan Pengajar" (1)

  1. […] memang apa bedanya? Tentu beda, seperti tulisan saya yang sebelumnya yang berjudul “Antara Pendidik dan Pengajar” bahwa pendidik itu mempunyai tanggung jawab lebih terhadap moral orang-orang yang ia didik, […]

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: