Curhat, tutorial, tugas kuliah, dll..

tulisan ini saya tulis berdasarkan dari pemikiran dan pengalaman saya selama ini, bukan berasal dari artikel lain berita atau apapun lah. yang jelas ini hanya unek2 saya saja.

Saya bukanlah seorang yang memperhatikan pendidikan di Indonesia secara mendalam. Tentang APBN, aturan2 daerah, UUD, atau apalaa yg isinya ngatur pendidikan pokoknya saya ga tau. Blank pokoknya saya soal gituan!

Tapi saya bukan orang goblok juga yang buta dengan apa yang terjadi, meski saya buta dengan aturan2 itu. tapi saya bisa melihat dengan jelas apa yang terjadi pada pendidikan Indonesia lewat pengalaman saya SD, SMP, SMA, hingga kini kuliah. Dan tulisan ini berdasarkan dari apa yang saya rasakan dan lihat saja, dan jika memang ada yang salah tentang tulisan ini mohon kontak saya untuk koreksi.

Nah sekarang langsung saja saya bahas sesuai dengan point-point pentingnya.

pendidikan=bisnis ???

Saya sungguh terkaget2 ketika melihat biaya pendidikan saat ini jika dibandingkan dengan dulu. Ini pendidikan apa bisnis? Itu pertanyaan yang kerap kali muncul dari dalam diri saya karena melihat akhir2 pendidikan jadi begitu mahal. Seakan memeras darah orang tua yang ingin menyekolahkan anak2nya. Apalagi jika melihat banyak sekali fenomena yang selalu terjadi dalam pendidikan Indonesia ini (fenomena itu tidak mungkin saya sebutkan disini, dan anda tinggal cari dan lihat sendiri saja kalau anda blm menyadarinya). Lalu timbulah pertanyaan, “Ada apa dengan pendidikan Indonesia?”, kalau sudah begini lantas siapa yang bisa jawab?

Kualitas atau formalitas ???

Ada beberapa hal yang kalo saya perhatikan di pendidikan Indonesia ini yang terlihat bertujuan untuk meningkatkan kualitas tapi ternyata kondisi pelaksanannya malah jadi terlihat seperti formalitas belaka. Apa contohnya?

Sekarang kita lihat UN, seperti yang semua orang tahu bahwa UN ini standar mutu yang digunakan untuk menguji kualitas siswa untuk lulus dari statusnya sebagai ‘siswa’. Tapi dari tahun ke tahun saya perhatikan selalu saja ada berita bahwa UN bocor UN bocor UN bocor sampai saya bosan mendengarkan berita itu. Nah sekarang jadi muncul pikiran bahwa UN itu hanya formalitas kan? Benar atau salah siapa yang tahu!

Apa yang bisa kita lakukan?

Setelah saya sebutkan 2 point penting diatas yang menurut saya paling krusial dan sangat berdampak pada generasi penerus bangsa, kini saya ingin mengajak tentunya bagi para pendidik dan terdidik agar dapat melawan fenomena yang sedang terjadi ini.

Untuk para pendidik
  1. Berikanlah ilmu sebaik-baiknya hingga orang yang dididik menjadi sangat paham.
  2. Jangan pernah menyerah dengan keadaan. we all know that you are “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa”. Orang-orang hebat lahir dari seorang guru yang hebat, jadi you are the KEY for transform. So, don’t go down! keep spirit!.
  3. Jangan terpengaruh oleh iming-iming yang akan membuat bangsa semakin anjlok!
Untuk para terdidik

Kalianlah yang akan meneruskan bangsa ini. SO, GIVE THE BEST! Belajarlah dengan sebaik mungkin! Jangan pernah membuang waktu untuk hal-hal yang tidak penting, jangan siakan kesempatan yang ada!

Advertisements

Comments on: "Pendidikan Indonesia dari mata seorang awam" (2)

  1. setuju dengan anda…
    salam kenal.. semoga menang di kompetisi blog ini…
    good luck…:)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: