Curhat, tutorial, tugas kuliah, dll..

Mungkin anda agak sedikit bingung dengan kata-kata ‘pendidik/pengajar’, memang apa bedanya? Tentu beda, seperti tulisan saya yang sebelumnya yang berjudul “Antara Pendidik dan Pengajar” bahwa pendidik itu mempunyai tanggung jawab lebih terhadap moral orang-orang yang ia didik, sedangkan pengajar tidak.

jadi Pengajar belum cukup? Why?

Nah, sekarang kita mulai serius membahas tentang “Mengapa jadi pengajar yang baik itu belum cukup?”. Mulai dari definisipengajar yang baik dulu. Pengajar yang baik tentu ialah pengajar yang dapat mentransfer ilmu secara baik kepada orang yang diajari. Intinya, pengajar yang baik dapat membuat orang menjadi pintar sepintar dirinya atau bahkan lebih.

Sekarang mari kita bayangkan bahwa semua guru, dosen, dan semua pengajar di dunia ialah pengajar yang baik. Tentu, semua orang akan menjadi pintar bukan? semua orang yang diajari akan menjadi manusia super yang memiliki kecerdasan yang luar biasa. “Loh, itu bukannya bagus ya?” Iya bagus lah, bagus banget malah semua orang cerdas maka dunia akan menjadi cerdas juga, semua makmur, hidup sejahtera, penemuan-penemuan baru akan bermunculan, dan tidak akan ada lagi masalah di muka dunia ini. IYAKAH? iyakah akan seperti itu?

Coba lihat lagi dengan kondisi saat ini. Bukankah banyak sekali orang pintar didunia ini. Lantas mengapa kekacauan selalu terjadi? Sekarang lihat sumber kekacauan tersebut? Siapa? Manusia kan? siapa dia? Dia pasti orang pintar. Sebagai contoh, koruptor. Apakah ia orang yg bodoh? tidak mungkin! Pasti ia orang yang pintar hingga dapat melakukan korupsi. Dan masih banyak lagi kekacauan yang justru disebabkan oleh orang yang cerdas.

Jadilah Pendidik

Barulah sekarang kita sadar kan kalau jadi pengajar belum tentu akan menghasilkan hal yang baik, karena bisa saja orang yang sudah pintar karena kita beri ilmu itu ternyata dia menggunakan ilmunya untuk kejahatan. Oleh karena itulah jadilah pendidik.

Disela-sela kita mentransfer ilmu, berikanlah pesan-pesan moral yang akan membuka mata dan pikiran orang-orang yang kita ajari. Bagikan pengalaman anda pada mereka, tentunya pengalaman kehidupan yang menurut anda berharga.  Berikanlah motivasi disaat mereka kehilangan semangat atau putus asa. Berikanlah pujian dan kata-kata manis pada setiap hal baik yang mereka lakukan. Jagalah mereka dari hal-hal yang akan menjerumuskan mereka. Dan itulah yang dinamakan dengan PENDIDIK.

Bayangkan betapa indahnya bila semua guru/dosen melakukan hal tersebut. siswanya pasti akan senang dalam belajar, semangat dalam berjuang, serta memiliki akhlak yang baik. Mereka tidak mungkin menyalahgunakan ilmu yang mereka dapatkan, karena mereka tahu bahwa itu salah. “Guruku telah menanamkan moral baik pada diriku, dan aku mengerti apa yang harus aku lakukan dengan ilmuku”, Kata murid ketika mereka sudah beranjak dewasa dan sudah mempunyai hidup yang lebih tinggi. Sungguh betapa indahnya bukan?

Oleh karena itu, bagi semua guru/dosen jangan hanya puas dengan kemampuan mengajar yang baik, tapi belajarlah mendidik, mendidik umat agar menjadi baik. Bila kalian sudah melakukannya, sungguh kalian telah mengabdikan diri sebagai agen perubahan dunia. satu agen tidak akan cukup, dua juga tidak, begitu juga dengan tiga, yang dunia butuhkan ialah kita semua. kita semua yang harus menjadi pendidik untuk generasi penerus bangsa.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: